Minggu, 18 Mei 2014

Jurus Ampuh Agar Dagangan Laris Manis




Ingin produk Anda laku dan sukses menarik pelanggan? Ternyata bukan hanya brosur, iklan, atau program penjualan yang bisa membuat satu produk laris manis di pasaran.
Sikap penjual juga perlu diperhatikan saat berbisnis dan menawarkan produk pada para calon pembeli. Tanpa kecerdasan dan kemampuan emosional, rasanya sulit untuk menarik perhatian banyak pembeli.
Ingin lebih jelasnya, berikut tujuh senjata ampuh saat menawarkan barang pada calon pembeli:

1. Kesabaran
Jika Anda sabar, para konsumen dapat lebih bebas memilih apa yang ingin dibelinya. Dalam menjual produk, baik penjual maupun konsumen juga memerlukan proses untuk menyelesaikannya.
Jika kurang sabar menghadapinya, para pasien akan menangkap perasaan tersebut dan justru menjadi ragu untuk membeli.
2. Komitmen
Saat Anda berkomitmen untuk berjualan, Anda akan melakukan apapun (selama etis dan tidak melanggar hukum) untuk mencapainya. Kata menyerah bahkan tak pernah terlintas sekalipun di pikiran.
Lemahnya komitmen pada proses penjualan akan membuat Anda tak bisa bertahan menghadapi kemungkinan buruk yang terjadi dalam proses.
3. Antusiasme
Rasa antusias dapat menular. Ketika Anda antusias soal diri sendiri, perusahaan, dan produk yang dijual, para konsumen akan memiliki perasaan yang sama dan akan tertarik dengan produk yang ditawarkan.
Sebaliknya, jika Anda tidak antusias saat menjual, banyak konsumen akan langsung berkata tidak pada produk tersebut.
4. Rasa ingin tahu
Tumbuh sebagai seorang penjual profesional, Anda harus terus belajar untuk meningkatkan kemampuan. Semua itu hanya dapat dilakukan jika Anda memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.
Tanpa belajar, Anda tak bisa melahirkan banyak inovasi baru. Selain itu daya saing pun akan ikut berkurang.
5. Keberanian
Tanpa keberanian, Anda akan menjadi orang yang senantiasa menghindari risiko. Sementara dalam memperluas bisnis, Anda akan dihadapkan dengan berbagai kemungkinan berisiko.
Dengan keberanian, Anda akan memandangnya sebagai sebuah peluang dibandingkan kegagalan.
6. Integritas
Tujuan dan motivasi yang terintegritas dengan baik dapat membantu Anda meningkatkan penjualan. Para pembeli akan melihat ketulusan dan nyaman bekerjasama dengan Anda.
7. Fleksibilitas
Hidup adalah perubahan, tak akan ada yang terus sama. Bersikap lebih fleksibel dapat membuat mata lebih terbuka dalam menilai mana cara penjualan yang berhasil dan tidak. Tanpa fleksibilitas, Anda akan mempertahankan strategi dan taktik yang sama bahkan saat itu tidak berhasil. (as/inc/liputan6)